Maulid Nabi Muhammad SAW

SERANG/ni.com – Setiap tanggal 12 Rabiul Awwal, Umat Islam selalu memperingati hari lahirnya manusia pilihan, yakni Nabi Muhammad SAW., tanggal bersejarah bagi umat Islam di seluruh Dunia, karena pada tanggal tersebut lahir rasul yang membawa risalah Islam, yakni untuk memperbaiki akhlaq manusia. di kota-kota, desa-desa, dan disetiap sudut pelosok negeri sudah terbiasa menyelenggarakan ritual maulid ini dengan muludan, kata muludan yang sudah tidak asing lagi di telinga kita.

Umat Islam merayakan maulid Nabi Muhammad SAW, dengan berbagai kegiatan, ada pengajian, sholawatan, lomba-lomba, membaca barjanji, dan aneka tradisi lainnya yang berkembang dimasyarakat. Kita percaya bahwa itu semua merupakan bentuk ekpresi kecintaan kaum muslimin terhadap nabi yang dicintainya.

Substansi Maulid Nabi Muhammad SAW dititik beratkan pada bagaimana kita menyegarkan lagi memori kita untuk selalu menauladani perjuangan Rosulullah. Maka peringatan Maulid itu akan terasa manfaatnya oleh Umat Islam itu sendiri, mereka bisa memacu lagi bebagai amalan ibadah yang lebih berkualitas dan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rosul-Nya.

Tentu, sudah saatnya bagi kita untuk mulai memahami dan memperingati Maulid secara lebih mendalam dan fundamental, sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas sebagai hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir yang sarat dengan serangkaian ritual-ritual sakralistik-simbolik keislaman semata, namun menjadikannya sebagai kelahiran sosok pemimpin.

Sebagai umat Rasulullah, sudah sepatutnya kita menjadikan beliau sebagai figur teladan utama, apapun profesi, pangkat dan jabatan yang kita sandang. Pada dasarnya setiap kita adalah pemimpin. Suami adalah pemimpin dalam rumahtangga. Ibu pemimpin bagi bagi anak-anaknya. Seorang kepala negara adalah pemimpin bagi rakyatnya. Selayaknya kita menjadi figur manusia terbesar sepanjang usia bumi itu menjadi role model dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Ali Imran: 31)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s